Salman Rushdie-The Satanic Verses

Ada buku yang susah sekali dibaca. Maksudnya susah sekali dicerna runutan cerita dan tema besar yang ingin disampaikan penulis. Salah satunya adalah buku ini, The Satanic Verses, karya Salman Rushdie. Sekali lagi, saya suka terlambat. Buku ini sudah lama sekali beredar bahkan mungkin vonis terhadap kepala pengarangnya sudah lewat masa berlakunya (?) Saya juga tak paham mengapa ada sebagian penganut agama bahkan pemimpinnya, menyerang sebuah karya sastra. Mungkin saking cintanya pada sang idola, yang diceritakan secara agak-agak kabur di sini, bertolak belakang dengan apa yang selama ini dipercaya khalayak.

Wah, mungkin tingkat iman saya belum sedalam itu. Jadi, tak begitu terhina. Lagipula, sangat susah membikin sebuah karya yang sangat kaya dan punya sayap-sayap cerita demikian rumitnya seperti ini. Saya menghargainya seperti ini. Kalau sang pengarang menulis dengan hatinya dan tanpa pesanan dari manapun dan dari apapun, seni adalah untuk seni.

Ini seperti halnya film True Lies yang sempat diprotes dulu itu, walaupun kualitasnya ya, tak sepadan.

Hal lain yang menarik dari sedikit yang saya cerna adalah budaya India. Mungkin lebih tepatnya kronik dan konflik kebudayaan ketika dua budaya dengan latar belakang jauh berbeda, bertemu dan dalam banyak hal, digambarkan dengan vulgar di sini. Ya, saya berpendapat agama itu adalah budaya juga.

Yang tak paham, banyak. Salah satunya ada dimana satanic-nya? Kalau di The Stand-nya Stephen King, jelas.

Well, saya belum secanggih itu pola pikirnya.

Advertisements

About this entry