Dikejar Topan

Pagi ini di tempat saya  hujan salju. Februari ternyata masih musim dingin. Setelah semalam udara dinginnya minta ampun, pagi dan siang ini tumpukan salju ada di mana-mana. Tak bisa jemur pakaian apalagi lari pagi. Awannya mendung aneh karena banyak cumulus yang bergerak cepat. Kayanya banyak angin dari laut (Pasifik?). Saya jadi ingat dulu sewaktu kecil di Bali, kami pernah ketakutan setengah mati karena dikejar angin puting beliung. Ini kisah nyata. Saya dan kawan-kawan naik sepeda ke pelabuhan di dekat kota. Saya tak tahu apakah pelabuhan kecil itu masih ada sekarang. Tapi dulu ada dek yang menjorok ke laut (benar-benar seperti pelabuhan di film-film), dan kami semua pada nongkrong di situ. Waktu itu sepertinya mendung berat karena di ujung horison sudah gelap. Tapi langit masih cerah di kota kami. Saya dan kawan-kawan masih asik-asik saja bersepeda. Tiba-tiba puting beliung terbentuk di ujung horison. Saya menyaksikan dengan takjub bagaimana anak topan itu meliuk-liuk, mengangkat butiran-butiran air laut ke atas.

Dan akhirnya hujan turun.

Karena puting beliung makin besar, dan kok keasikan dan ketakjuban berubah menjadi ketakutan, kami langsung balik kanan dan tancap sepeda. Ini seperti adegan Twister versi Lima Sekawan. Saya mengayuh sepeda sembari sesekali melihat ke belakang dimana puting beliung seolah mengejar kami. Hujan dan angin-pun seolah mengejar kami. Debu-debu berserakan dan naik ke atas. Saya kadang masih ingat bagaimana excitement kala itu. Sama sekali tak takut, justru adrenalin saya naik, karena ini semacam petualangan. Wow, akhirnya kami kalah oleh hujan. Hujan mengguyur seantero kota dan ketika kami sampai rumah, kami semua tak habis-habisnya saling cerita. Asik sekali kala itu dan saya sangat suka bermain di bawah guyuran hujan.

Anak-anak kecil sebaiknya memang kaya dengan pengalaman dan petualangan. Saya harap saya bisa berikan itu ke Dhana. Banyak teman, banyak petualangan. Sedikit takut, sedikit lecet tak ada artinya dibanding koleksi pengalaman yang bakal didapat. Dan itu tak akan mudah dilupakan. 🙂

Advertisements

About this entry