Pendosa

The first time is always never be forgotten.

Agak campur aduk perasaan saya ketika berada di konferensi internasional dengan peserta yang berasal dari sekitar 20 negara dan beberapa diantaranya dari universitas yang tak diragukan lagi macam MIT, UCL, Berkeley, NUS, Harvard, TsingHua. Pertama, ternyata mereka juga manusia. Yah umumnya berkaca mata dan cara mereka berpendapat juga kurang lebih sama lah. Saya juga tak sebegitunya jauh dari mereka. Beda-beda tipis lah… Bisa ngabodor juga..hehe.

Kedua saya agak terharu karena saya bisa berada di sini. Beberapa presenter yang memang PhD student, tapi yang lainnya adalah para profesor yang sudah sangat berpengalaman, sangat mengerti seluk beluk bidang yang digeluti, bahkan Prof. Michael Batty dari UCL baru dapat anugerah menjadi anggota The Royal Society di UK sono. Saya sangat anak bawang yang bahkan tak tahu apa punya cukup keyakinan suatu saat bisa jadi seperti mereka-mereka itu. Yang suatu saat gaulnya dengan sesama profesor, punya secret handshake sendiri..hihi. I really have no idea. Mungkin 20 tahun dari sekarang kalau blog ini masih ada, saya bisa napak tilas di hari ini.
Saya punya perasaan melankolis macam ini yang menggedor-gedor saya setiap kali berada di tengah konferensi – mungkin bagian dari masa lalu- saya tak tahu pasti.

Ketiga, kayanya saya punya dosa karena tanpa sengaja makan babi panggang yang luar biasa enak, yang saya sangka adalah bebek Peking. Wah, jujur aja, mirip betul dengan bebek. Ya, Tuhan bagaimana ya. Lain kali saya akan tanya deh.

Advertisements

About this entry