Waltz With Bashir

Waltz With Bashir

Waltz With Bashir

Film ini adalah film asing terbaik di Golden Globe 2008 kemarin. Saya sih siap-siap nggak ngerti aja kalau nonton film macam ini. Ah, tapi yang menarik film ini seluruhnya dikerjakan di Adobe Flash. Kata sutradaranya dengan biaya software yang cuma$600, cukup baik untuk bisa hasilkan film animasi dengan kualitas festival (bandingkan dengan biaya pembuatan Wall-E yang konon $180 juta). Well, yang jelas masterpiecenya bukan di situ, tapi di cerita.

Ini sebuah film semi dokumenter satir. Dokumenter karena keseluruhan film adalah proses wawancara antara tokoh utama (bukan Bashir ternyata) dengan beberapa orang terkait dengan masalah yang menjadi inti cerita di film ini. Latar belakangnya adalah perang di Lebanon. Di mana sang tokoh utama merasa selalu dibayangi oleh mimpi buruk perang itu (waktu perang dia berumur 19 tahun) dan sekarang, 20 tahun kemudian dia malah lupa (atau tak punya ingatan) mengenai masa-masa perang itu. Mulailah dia mencari tahu melalui sahabat-sahabatnya yang ikut dan tahu peristiwa 20 tahun yang lalu itu. Satir karena banyak peristiwa-peristiwa dalam perang yang digambarkan begitu sadis dan menyedihkan sekaligus..masih ada humornya.

Karena yang produksi adalah orang Israel, kayanya penggambaran kondisi perang berbeda dengan yang biasa digambarkan Hollywood (note: tak ada hubungannya dengan konflik yang sekarang lho ya, kami adalah dua dunia yang berbeda dimensi). Banyak adegan tak terduga yang bisa bikin sedih penonton sekaligus geli. Luar biasa perang itu membuat begitu dasyat akibat bagi perkembangan emosi anak muda (dan anak-anak).

Adegan paling berkesan mungkin nyambung dengan judulnya , waktu salah satu sahabat sang tokoh utama saking stress dan putus asanya menembakkan senapan ke segala arah diiringi oleh background musik Waltz (katanya dia seperti sedang menari?)

Advertisements

About this entry