Cradle and All – James Paterson

Cradle and All

Cradle and All

Di waktu luang, selain mengerjakan hal yang lain, yang paling saya sukai adalah membaca. Novel apalagi. Saya sudah beberapa kali membaca karya James Paterson – yang ringan-ringan saja. Asyiknya rata-rata kisahnya penuh intrik dengan bahasa yang mudah dicerna-apalagi oleh sebangsa saya.

Tak seperti buku Paterson yang lain, buku ini ceritanya tentang Virgin Birth. Dongeng mengenai akan lahirnya juru selamat di akhir dunia-seperti ketika Isa. as dilahirkan oleh Maria yang perawan- selalu menarik. Tak hanya karena sang juru selamat itu lahir karena akan (sekali lagi) memenangkan pertempuran abadi antara putih dan hitam, tetapi juga karena pada sisi yang lain, sang Dark Prince (bukan Batman) juga menyiapkan pangerannya untuk lahir ke dunia dan memimpin legiun army of the darkness. Membaca novel ini seperti gabungan antara menonton The Omen dan The Exorcist (keduanya yang klasik)

Tapi, seperti kata tokoh utamanya juga, apa kita-manusia punya hak untuk menentukan yang jahat-itu jahat dan yang baik-itu baik? Bagaimana kita menjustifikasi bayi yang lahir itu – anak setan? atau anak Tuhan? sedangkan ia-belumlah punya dosa apapun? Menurut dongeng juga, manusia senantiasa terombang-ambing dan menjadi medan tempur antara kekuatan Tuhan dan kekuatan sang Fallen Angel (padahal dia pesuruh Tuhan juga kan?) John Constantine (melalui Keeanu Reeves) pernah bilang sambil batuk-batuk kalau surga dan neraka tak ada di mana-mana, tetapi ada di balik setiap dinding, setiap bayangan, setiap sisi lain dari dimensi kita. Namun yang pasti, jalan ke surga itu selalu susah dan tak enak dan jalan ke neraka (tampaknya) sangat nyaman (ini kata Al-Quran).

Jadi gimana? gajah dan harimau bertarung, kita-manusia (yang katanya mahluk paling sempurna) selalu seolah hanya jadi objek-ditarik disana-sini?  Nggak juga, kita murni punya yang namanya pilihan. Kadangkala pilihan yang baik belum tentu akan menghasilkan yang baik – seperti akhir novel ini. Ujungnya, untuk hidup di dunia memang untuk berjuang.

Advertisements

About this entry