You can’t read if you can’t read

Kemarin, itung-itung setelah suntuk berkutat dengan thesis, saya bergerilya mencari adakah di Tokyo ini toko buku second-hand? Pastinya ada, cuma saya harus ke Google dulu dan tanya-tanya memastikan yang saya maksud second-hand book itu adalah English second-hand book. Saya pikir akan lebih hemat kalau saya bisa ketemu toko buku itu ketimbang setiap kali harus ke Kinokuniya. Boros, man.

Dulu, waktu di Singaraja, saya suka main ke perpustakaan umum daerah. Adanya di atas, dekat dengan rumah sakit tempat saya dilahirkan (kata ibu saya). Naik sepeda bareng teman sehabis pulang sekolah. Favorit saya adalah bagian fiksi. Baca-baca Old Shatterhand, Trigan, Agatha Christie dan sejenisnya. In fact, saya sering telat dalam hal pengembalian hihi, jadi sering didenda. Bagi saya perpustakaan itu wah sekali. Semua hal yang saya ingin tahu tampaknya ada di situ. Walaupun untuk ukuran sekarang ya, mungkin sekali koleksi perpustakaan daerah amatlah minim. Tapi kebayang pentingnya perpustakaan lokal bagi anak-anak tanggung dalam memuaskan keingintahuan akan pengetahuan..atau apapunlah..Minimal kan  tidak nongkrong di pinggir jalan atau main layang-layang (walaupun untuk yang ini saya sih sering juga..).

Punya perpustakaan sendiri adalah impian saya yang terus ada hingga saat ini.

Akhirnya saya ketemu juga toko buku English itu. Wah, it’s more than I expected. Ini semacam perpustakaan pribadi. I mean, semacam persewaan buku Hendra di Bandung, yang koleksi komiknya penuh-penuhin satu ruangan..hehe. Asyik sekali. Segala macam buku ada. Mulai dari non-fiksi, fiksi, komik hampir semua yang saya bayangkan ada. Sampai War and Peace-nya Tolstoy atau Les Miserables-nya Hugo yang 900 halamanpun ada. Harganya? sekitar 70% dari buku baru dengan kondisi buku yang lumayan. Kayanya ini bakal jadi tempat yang sering saya tongkrongin deh.

Wah tidak terasa saya beli empat buku yang asyik sekali tampaknya. Tiga non-fiksi, satu fiksi. Total kalau rupiah sekitar 350 ribuan. Tiga buku non-fiksi itu kalau di Indonesia di atas 200 ribuan saya rasa. Mungkin suatau saat kalau Dhana sudah bisa baca (Inggris), buku-buku ini pastinya amat menarik. Salah satunya adalah Wold Mythology..wow.. dari dulu saya ingin tahu, siapa itu Zeus? dari mana asalnnya dongeng Beowulf atau Werewolf?

Saya baca dulu.

Advertisements

About this entry