Computer and Design Excellence

” I dare to predict that within 10-15 years almost all architects offices will hire software programmers to design their own customized design software. Animation software is out, game software is in” (Kas Oosterhuis – in TU Delft 2006)

Sekolah-sekolah arsitektur di seluruh dunia tengah memboyong komputer-komputer dari lab-lab komputer ke studio-studio desain. Setidaknya itu yang saya baca dari beberapa paper conference maupun jurnal ilmiah. (Btw, ini sekolah-sekolah besar lho, bukan cuma sekolah atau institut kecil). Why? Sudah hilangkah fatwa Le Corbusier bahwa sketsa tangan adalah “divine moment of giving birth of architecture”? Sudah surutkah emblem untuk menjadi ‘master builder’ harus tua ? Jaman macam sekarang ini yang muda-muda (tanpa harus peduli jago sketsa atau tidak) HARUS punya skil komputer . Tidak, saya tidak bicara di Indonesia saja, tapi gejala di dunia seperti ini. Dan sekarang sedang akan bergeser trennya.

Dunia arsitektur, seperti halnya dunia kreatif lainnya, penuh hingar-bingar ICT. Dunia profesi berpacu dengan dunia akademisi, atau lebih tepatnya saling mengisi – untuk berkontribusi, atau lebih tepatnya menang – dalam kompetisi proyek-proyek arsitektur berskala dunia. Lihat saja gejala proyek kategori ‘Architectural Marvel‘. Pure design at its most ‘ridiculous’ reason. Arsitek dan biro arsitek besar sudah mulai memikirkan untuk membikin sendiri software yang paling sesuai dalam menerjemahkan ide-ide gila (baca: metode desain). Kita sudah lihat  Gehry, Foster dan sebentar lagi akan menyusul yang lain (Hadid?). Ini seperti dunia entertainment (baca: Hollywood) dimana film-film besar dengan efek CGI terkini hampir dapat dipastikan lahir dari menjamah halaman-halaman jurnal SIGGRAPH . Yah benar, link and match jalan di sini.

Komputer sebagai perangkat desain sudah akan bergeser dari CAD( dengan 1 atau 2 “D”) – yang sejak tahun 70-an menyandang predikat ‘aided’, sebentar lagi akan menjadi ‘partner’. Pertanyaan, apakah komputer bisa menjadi perangkat yang punya sifat kreatif? Kreatif adalah apinya desain. Pertanyaan ini adalah pertanyaan sepanjang masa seperti halnya apakah komputer bisa secerdas manusia?. Mungkin yang kita cari bukanlah komputer yang kreatif (eventhough, it IS not impossible), tapi sebagai partner agar manusia memiliki derajat kreativitas yang jauh lebih tinggi. Pikir-pikir, sejauh mana sih, kreatif di dunia arsitektur? Yang pastinya tidak bisa se-kreatif para seniman, karena produk arsitektur harus difabrikasi. Kalau difabrikasi, pastinya melibatkan parameter – dan komputer amat jago dalam urusan kombinasi antar parameter atau design permutation.

Kalau melihat isu mengenai generative design agent atau algorithmic design (celular automata, shape grammar), tampaknya sudah mulai ada usaha untuk membuka-buka kotak pandora yang namanya proses kreatif. Metode desain arsitektur tampaknya sudah harus direvisi dengan memaknai entitas baru yang namanya ICT. Bukan, jangan dilihat ICT hanyalah tools saja, seperti jaman sekarang menganggap komputer hanya PC/ MAC an sich, tapi lihatlah sebuah jaringan pengetahuan dan informasi yang super cepat dan saling berkaitan satu dengan lain. Proses desain sebagai rangkaian interaksi kreatif sudah harus melibatkan ICT sejak dini.

Beberapa sekolah arsitektur sudah mempekerjakan profesor dengan latar belakang arsitektur namun master di computer science. Ke depan mungkin kita tidak akan melihat lagi stereotip nerd/geek yang ‘seperti itu‘ dan desainer yang seperti ini. Desainer dan geek sama kuatnya dalam algoritma dan geek sama modisnya dengan anak baru di departemen arsitektur. Apa? mau naikin passing grade arsitektur ? atau ada kuliah pemrograman di arsitektur? Apa kata dunia? (baca: petinggi ITB)

Wah ngelantur. Di mana ITB-ku? Masih jauh terbeban oleh masalah riil di Indonesia. Nasibku yang punya interes yang nggak berhubungan dengan hajat hidup masyarakat – malah kehidupan virtual yang lebih menarik. Apa nanti malah nggak akan didengerin nih…(yang muda yang kurang pengalaman).
Lebih jauh, apa bakal laku di ITB/ Indonesia ?

Advertisements

About this entry