(Unix) di MacOS untuk Orang biasa (1)

Tulisan ini sebenarnya juga untuk mengingatkan saya apabila di kemudian hari saya menemui kesulitan yang berhubungan dengan program opensource.
Baru dua bulan ini saya intens berhubungan dengan program opensource di Tiger (MacOS 10.4) entah itu instalasi, konfigurasi, kompilasi, uninstall sampai pada titik : format ulang dan instalasi Tiger dari nol. Saya menikmati kemajuan dan kegagalan ini sebagai proses inagurasi-nya Open Source. Man, maju selangkah, mundur dua langkah.
OK. Setidaknya ada hal-hal prinsip yang bisa saya pelajari mengenai hakikat program opensource yang akan berjalan mulus di lingkungan Tiger. Apabila anda seperti saya, salah satu keunggulan MacOS adalah dapat menjalankan program-program Unix yang umumnya gratis tanpa harus menggunakan program tambahan (Cygwin, misalnya).
Namun, ada juga hal-hal prinsip yang luar biasa berbeda dengan program-program proprietary (alias ber-harga) yang “biasa” kita instalasi baik di lingkungan MacOS ataupun Windows. “Biasa” di sini dapat berarti anda biasa menginstalasi program proprietary karena anda membeli secara legal atau, cara lainnya.

Prinsip yang amat berbeda itu adalah :
1. Tidak pernah ada jaminan bahwa program opensource yang anda instalasi tersebut 100% berjalan.

2. Kestabilan semua program opensource tergantung pada konfigurasi sistem anda sendiri. Anda tidak dapat serta merta mencontoh apa yang ada di tutorial di internat tanpa anda menyimak dan memeriksa apa yang ada dalam konfigurasi sistem anda.

3. Umumnya program opensource tidak berdiri sebagai program yang monolit. Artinya, bisa saja program tersebut pada awalnya berjalan, namun suatu ketika anda menjalankan salah satu fasilitas atau perintah spesifik di dalamnya , perintah tersebut tidak berjalan semestinya. Bug? bukan, umumnya karena proses konfigurasi atau kompilasi yang tidak sempurna. Bagaimana kita tahu kompilasi kita sempurna atau tidak? Anda, seperti saya juga, tidak tahu. Hanya dengan trial and error and trial.…akhirnya tahu.

4. Banyak jalan menuju Roma. Tidak ada satu cara yang paling manjur dalam menginstalasi program opensource . Ini dalam konteks anda menginstalasi dari source code . Itu tadi, anda harus lihat konfigurasi sistem anda seperti apa dan lihatlah jalan mana yang terbaik.

5. Tidak ada tutorial untuk orang biasa. Umumnya tutorial di internet mengasumsikan anda sudah memiliki pemahaman terhadap lingkungan Unix, seperti pada perintah-perintah berikut: chown, chmod, sudo, su, grep, ./, ~/. Apabila anda kurang familiar dengan perintah-perintah tersebut sebaiknya anda baca-baca dulu hakikat system environment, basic command untuk Unix, baru setelah itu kembali ke nomor 1.

Apabilah anda persistent ingin menjalankan program-program Unix di MacOS anda, berarti anda seperti saya. Kita bisa sama-sama belajar

Disamping perbedaan tersebut di atas, ternyata ada juga prinsip utama yang tampaknya cukup positif untuk menjaga semangat (dan stamina) kita dalam menggauli program-program opensource :

Selalu ada pemecahan dalam setiap kasus. Jangan heran, akan selalu ada orang lain yang menemui masalah seperti anda. Jangan takut, anda tinggal search masalah anda, dan biasanya akan ada paling tidak forum yang membahas masalah yang kurang lebih sama dengan anda. Anda bisa bergabung dalam forum tersebut atau bergabung dalam mailing-list, anda bisa share kesulitan anda, biasanya chance untuk solusi lebih besar di sini. Hey, I’ve been there, done that.

Advertisements

About this entry