Mengapa Baru sekarang Tahu Unix?

Riset yang akan saya lakukan mengharuskan saya mempelajari konsep dasar dan perintah-perintah UNIX. Memang, saya pakai Macintosh, tapi backbone Mac, ujung-ujungnya adalah UNIX bukan? Dari latar belakang yang amat visual oriented, sekarang saya menjelajahi pelosok-pelosok root, /usr, /usr/bin, shell dan sebagainya yang terus-terang saja -pusing tujuh keliling-..Saya pun sampai membeli buku Dave Taylor : Using UNIX on MacOSX, buku yang bagus banget. Hanya sayang, saya belajarnya akan paralel dengan belajar OpenSource GIS, yang notabene powered by UNIX, PostgreSQL (tidak perlu dijelaskan lagi, jalannya pasti di UNIX) dan terakhir, walaupun bukan UNIX tapi pakai Python : Unity3D Game Engine.
Waduh,
Awalnya saya sangat berbesar hati karena pasti di internet banyak sekali sumber-sumber yang bisa saya andalkan untuk membimbing saya belajar UNIX. Memang, hampir 80% skill dan pengetahuan yang saya dapatkan hingga saat ini atas jasa para pemberi online tutorial. Apalah jadinya kalau saya hanya mengandalkan buku. Mengerti perintah dan konsep adalah satu hal, tapi menemukan masalah dan kemudian tahu cara mengatasinya? ini yang jarang ada di buku. Kita bisa langsung tanya ke Om Google, tapi mungkin tidak semua masalah yang kita hadapi bisa kita tanya ke dia.
Salah satu masalah yang sekarang saya hadapi adalah, saya belum mengerti betul mengenai konsep bashrc dan profile . Mungkin bagi para guru Linux, ini adalah pertanyaan orang awam. Memang betul. Saya berhadapan dengan banyak program yang sudah saya instal, tetapi ketika saya jalankan, terminal bilang program tersebut tidak ada alias not found. Kalau di Window$, saya langsung tahu kalau semua program pasti diinstal ke Program Files by default. Tapi di MacOS eh Unix?. Belum lagi masalah ada program yang harus diinstal dengan svn co ..dan lain-lain.
Celakanya,banyak tutorial yang mungkin mengira kita ini sudah terbiasa dengan lingkungan Linux. Seperti contoh, tutorial menyarankan kita tuliskan $ vim sudo ~/.profile. Sudah tentu kalau vim-nya belum terinstal, mana bisa command di atas dieksekusi? alih-alih pakai pico.
Banyak lagi contoh tutorial yang seolah-olah mengira lingkungan atau environment parameter di komputer kita sama dengan yang dipakai oleh empunya tutorial. Saya belum ketemu tutorial, apalagi bahasa Indonesia yang benar-benar menuntun kita- sebagai awam Unix betul- menuju ke jalan yang terang. Hehehe.
Saya sudah sedikiit saja tahu perintah dan konsep dasar Unix, tapi jalan itu masih amat terjal, berbatu dan banyak rambu-rambu palsunya ternyata.
Mengapa baru sekarang tahu Unix? Ya, karena sekarang ada sarananya, ada targetnya, ada tujuannya. Saya sendiri tidak begitu menyesal dan menyerah karena dengan begitu saya bisa tahu dan mudah-mudahan bisa lebih paham terutama untuk mesin Macintosh.

Microsoft Window$?, mungkin nantinya hanya untuk main Never Winter Night 2

Advertisements

About this entry